2019: Kerja Kantoran (Lagi) | Cerita Kuli Tinta #1

Saya baca ulang novel Resign karya Almira Bastari dan berharap di kantor saya sekarang ada bos tipe Tigran. Sayang seribu sayang, meski divisi saya didominasi milenial, nyatanya 90% sudah menikah. Bos saya yang berkarisma di sini pun sudah laku. Hiks. Februari 2019 saya putuskan untuk bekerja lagi. Yeaaah, saya tahu saya agak labil, ya. Kelihatannya Selengkapnya tentang2019: Kerja Kantoran (Lagi) | Cerita Kuli Tinta #1[…]

Susah Menuangkan Ide Dari Kepala? Ada 11 Cara Memulai Menulis: Catatan Untuk Penulis Pemula #1

Bingung bagaimana caranya memulai menuliskan isi kepala yang berdesakan ingin dikeluarkan? Dari mana seharusnya memulai menulis? Kenapa rasanya susah sekali? Bagaimana caranya menulis? Kalau belum menguasai teknis menulis, kok rasanya belum pede ya? Solusi mujarabnya cukup sederhana. Mengutip petuah Gertrude Stein, penulis Amerika yang memelopori perkembangan sastra modernis, “Menulis adalah menulis adalah menulis adalah menulis Selengkapnya tentangSusah Menuangkan Ide Dari Kepala? Ada 11 Cara Memulai Menulis: Catatan Untuk Penulis Pemula #1[…]

Kekhawatiran Setelah Resign

Pilihan saya setelah resign cuma dua: pindah kerja ke bidang yang sesuai dengan potensi/passion (1), atau pengembangan passionnya di rumah aja, nggak perlu jadi buruh lagi dengan rutinitas yang gampang ditebak (2). Soalnya saya cepet bosenan sama segala sesuatu yang berhubungan dengan rutinitas. Gimana yak. Saat kuliah dan setelah lulus, pas masih seger-segernya, saya sempet Selengkapnya tentangKekhawatiran Setelah Resign[…]

Jumlah Penulis Jadi Indikator Negara Maju

Wilayah Maghrib dan Andalusia menjadi salah satu pangkal dari lahirnya keahlian tulis-menulis. Para Guru mendiktekan paragraf demi paragraf dan anak didiknya menuliskan kembali apa yang diucapkan sang guru, hingga tulisan mereka semakin baik dari hari ke hari dan jari-jarinya memiliki naluri untuk menulis. Sampai para murid dikatakan ahli (Mujid). Adalah mereka, para murid yang disebut Selengkapnya tentangJumlah Penulis Jadi Indikator Negara Maju[…]

7 Hal Ini Terjadi di Awal 2018

Tahun ini, khusus tahun 2018 ini, sengaja saya enggak bikin rencana tahunan sebagaimana biasanya. Saya coba jalani beberapa bulan awal tanpa target apa pun selain buku saya terbit, tulisan saya masuk media, dan saya bisa lolos kompetisi penulisan bergengsi tanah air. Tiga itu dulu. Kalau setiap tahun saya rutin mengonsep apa-apa saja yang hendak dicapai Selengkapnya tentang7 Hal Ini Terjadi di Awal 2018[…]

Belajar Sabar dan Cinta Ala Mr & Mrs Writer

406 halaman ini sukses mengaduk-aduk perasaan. Meminjam istilah anak muda sekarang; bikin baper. Ketika tahu sebelumnya bahwa sang penulis tidak hanya menerbitkan buku, tapi juga membabat habis ratusan naskah skenario FTV, pantaslah jika jalan cerita Mr & Mrs Writer ini kaya bumbu dan tidak picisan. Hidup dari Menulis, Kenapa Tidak? Mr & Mrs Writer berkisah tentang sepasang muda-mudi Selengkapnya tentangBelajar Sabar dan Cinta Ala Mr & Mrs Writer[…]

Surat Buat Penulis-penulis

Seperti inilah jalan para penulis… Tak pernah ada yang mudah dari pekerjaan manusia di dunia, apapun bentuknya. Menjadi penulis, misalnya. Semakin kemari, semakin saya tersentak bahwa ini adalah pekerjaan luar biasa berat. Menjadi penulis, berarti menjadi ’Tangan Tuhan’, menyampaikan maksud-Nya kepada orang-orang dengan jujur, benar, dengan sepenuh kesantunan, dengan bahasa paling mudah untuk diterima. Bukankah Selengkapnya tentangSurat Buat Penulis-penulis[…]

Rencana-rencana Pasca Ramadhan 2017

Ada banyak kejadian selama saya vakum ngeblog. Pun pertimbangan-pertimbangan yang belum jadi kenyataan karena masih dipertimbangkan, mau dieksekusi atau enggak. Pokoknya perang batin selama berbulan-bulan ini mulai serius untuk saya tindak lanjuti, terhitung syawal ini, insyaa Allah (semoga Allah ridho dan mudahkan jalannya). Diantaranya; 1. Berhenti Jadi Wartawan Oh, ini susah-susah gampang. Soalnya sekali wartawan Selengkapnya tentangRencana-rencana Pasca Ramadhan 2017[…]