Kenapa Gabung Blogger Perempuan? Karena Tidak Ada Laki-laki

Kayaknya begitu alasan saya gabung BP Network. Oh, unggahan saya kali ini mesti berfaedah. Jadi saya tambahin beberapa alasan pencitraan kenapa saya pilih BP menjadi salah satu komunitas blogging yang masuk prioritas. Saya masuk ke empat komunitas blogger, salah satunya BP. Di antara keempat itu, BP yang buat saya paling asyik dan oke cara sebar Selengkapnya tentangKenapa Gabung Blogger Perempuan? Karena Tidak Ada Laki-laki[…]

Kenapa Nama Blognya Diajengsekar?

Januari 2018, habis isya, saya utak-atik blog lama. Ceritanya pengin bikin domain baru tapi nggak tahu caranya. Terus saya kontak temen. Dia ngasih penjelasan per-tahap, mulai dari cara aktivasi hosting sampai blog siap pakai. Bagian pesen domain, saya lakukan sendiri karena saya beli di tempat yang pelayanannya asyik banget, jadi terasa mudah. Sambil ngutak-atik, sambil Selengkapnya tentangKenapa Nama Blognya Diajengsekar?[…]

Tema Blog Tunjukkan Tipe Kepribadian Blogger   

Saya sangat bersyukur karena telah melewati fase memakai tema blog super alay saat 2010 dulu di platform blogspot. Latar blognya itu daun-daun musim gugur, lalu ditimpa tulisan-tulisan blog warna hitam. Sukses bikin blog saya sepi pengunjung. Yaa, terlepas dari blog yang nggak saya atur untuk konsumsi publik, kalaupun dipublikasi luas, dapat dipastikan banyak blogger akan Selengkapnya tentangTema Blog Tunjukkan Tipe Kepribadian Blogger   […]

Aktif Ngeblog Sejak 2010, Apa Sih Serunya Blogging?

Saya kenal blog sejak 2008. Waktu itu bareng temen, saya ikut seminar tentang optimalisasi blog supaya produktivtas menulis kita terpacu. Dulu belum zaman SEO, jadi nggak ada tuh istilah dapat duit dari blog. Kalau nggak salah inget sih gitu ya. Apa salah inget? :/

Lalu mulai bikin blog tahun 2010 pakai platform blogspot, buat konsumsi pribadi awalnya. Eh, kok ya ketauan aja sama temen kampus. Cowok pula. Akhirnya pindah blog ke wordpress dan mulai nulis untuk dikonsumsi publik. Ya gimana dong ya. Dipikir-pikir, masak bikin blog cuma buat diri sendiri. Kok kayaknya nirfaedah banget. Sayang. […]