diajengsekar

aku menulis, aku bahagia

Bajrangi Bhaijaan: Teguh Prinsip dan Keyakinan

Laiknya konsistensi, keteguhan punya kesamaan analogi. Teguh ibarat menggenggam bara api. Meskipun nyalanya kecil saja, tangan mana yang kuat? Jangankan digenggam, disentuh pun kulit sudah melepuh, panas, terbakar. Sebab kesulitannya yang sedemikian besar, maka dekatilah, akrabilah, sahabatilah siapapun ia yang hatinya tidak pernah mudah terombang-ambing, lembut di satu sisi namun pada saat yang sama ia Selengkapnya tentangBajrangi Bhaijaan: Teguh Prinsip dan Keyakinan[…]

Surat Buat Penulis-penulis

Seperti inilah jalan para penulis… Tak pernah ada yang mudah dari pekerjaan manusia di dunia, apapun bentuknya. Menjadi penulis, misalnya. Semakin kemari, semakin saya tersentak bahwa ini adalah pekerjaan luar biasa berat. Menjadi penulis, berarti menjadi ’Tangan Tuhan’, menyampaikan maksud-Nya kepada orang-orang dengan jujur, benar, dengan sepenuh kesantunan, dengan bahasa paling mudah untuk diterima. Bukankah Selengkapnya tentangSurat Buat Penulis-penulis[…]

Refleksi Perjalanan: The Secret Life of Walter Mitty

Sore yang indah bersama Stay Alive-nya Jose Gonzalez, “Apah?” “Itu..kayak pernah denger..” “Iya, itu.. soundtrack” “Soundtrack? What the film?” “Itu lho… The Secret Life of Walter Mitty“ Hello.. Saya baru aja nonton film ini. Padahal udah rilis dari awal tahun 2014. Dan ternyata pernah difilmkan pada tahun 1947. Diadaptasi dari cerita pendek berjudul sama yang Selengkapnya tentangRefleksi Perjalanan: The Secret Life of Walter Mitty[…]

10 Lagu Barat Favorit

 #VersiSekar Terinspirasi dari blog-blog tetangga yang posting tentang lagu-lagu kesukaan, lagu-lagu yang slow and mellow, but give a new spirit for a brand new day. Saya juga ah~ Entah kenapa, saya kurang suka “menyukai lagu yang udah pasaran disukai orang” Haha. Terlalu mainstream aja gitu. Belum lagi, lagu-lagu pasaran itu biasanya sering sekali diputar di televisi, disetel di kafetaria, restoran, toko-toko Selengkapnya tentang10 Lagu Barat Favorit[…]

Rencana-rencana Pasca Ramadhan 2017 #2

Abis chit chat sama sahabat. Yah, standar ciwi-ciwi, ngobrol ini itu seputar suasana hati. Kalo lagi dalam keadaan ga baik, saya pilih dapur jadi destinasi. Masak, bersihin kulkas, motong sayuran, rajang aneka bawang abis itu ditempelin ke mata biar semua tangis kesedihan keluar secara total. Halah halah. And voila! Kalo kata Julie di film Julie Selengkapnya tentangRencana-rencana Pasca Ramadhan 2017 #2[…]

Rencana-rencana Pasca Ramadhan 2017

Ada banyak kejadian selama saya vakum ngeblog. Pun pertimbangan-pertimbangan yang belum jadi kenyataan karena masih dipertimbangkan, mau dieksekusi atau enggak. Pokoknya perang batin selama berbulan-bulan ini mulai serius untuk saya tindak lanjuti, terhitung syawal ini, insyaa Allah (semoga Allah ridho dan mudahkan jalannya). Diantaranya; 1. Berhenti Jadi Wartawan Oh, ini susah-susah gampang. Soalnya sekali wartawan Selengkapnya tentangRencana-rencana Pasca Ramadhan 2017[…]

Belajar Drama Saat SMP

Kata Ibuk, dari kecil saya suka akting. Mulai dari akting jadi ibu-ibu, sherina (karena waktu itu lagi rame film tentang petualangan sherina), perempuan dewasa, bahkan sampe akting jadi anjing piaraan. Kenapa ya saya suka akting? Mungkin karena saya kebanyakan terpapar sinetron. Kan dulu zamannya tersanjung, titanic yang diulang-ulang sampai sekarang, 0

Kenapa Mayoritas Orang Barat Suka Fastfood?

Apalagi kalo bukan karena cepat saji? Waktu mepet, aktivitas setumpuk, perut kosong. Ya sudahlah, daripada masak, lebih baik beli fast food. Namanya juga makanan cepat saji, maka tak perlu menunggu lama untuk masuk ke mulut. Rasa-rasanya, tidak hanya anak sekolah yang doyan makanan cepat saji, orang dewasa apalagi. Selain faktor praktis, kita juga tidak perlu Selengkapnya tentangKenapa Mayoritas Orang Barat Suka Fastfood?[…]