Drama Hidup di Tiga Bulan Terakhir

Tiga bulan terakhir, banyak banget drama yang rasa-rasanya kok konyol. Mulai dari pengeluaran bulanan penting nggak penting yang selama 3x berturut-turut habis yaitu beli kacamata. Pertama gagangnya patah, kedua gagangnya patah juga (sumpah, saya nggak pernah gigit-gigitin gagang kacamata), ketiga hilang di masjid blok M yang indah itu! Lalu penipuan online. Emak yang baru ngerasain Selengkapnya tentangDrama Hidup di Tiga Bulan Terakhir[…]

Adab Bertetangga dan Curhatan Penuh Emosi

Saya nggak paham lagi sama muslimah yang ngakunya aktivis tapi akhlaknya kayak nggak pernah terdidik. Saya aktivis, saya ngaji, tapi saya paham etika meski saya nggak solehah-solehah amat, masih bejibun dosanya. Kalau dalam adat Jawa, namanya unggah-ungguh. Ini soal gimana berinteraksi di masyarakat sosial. Sepengalaman saya selama berinteraksi dengan beragam orang, soal etika termasuk sopan Selengkapnya tentangAdab Bertetangga dan Curhatan Penuh Emosi[…]

Siap Resign dan Mulai Geluti Passion 100%

Saya akan keluar (lagi) dari pekerjaan kantor (yang sekarang) kira-kira akhir tahun ini. Saya pernah tulis, di blog lama kalau tidak salah, betapa saya senang bekerja di kantor yang sekarang ini. Betul, saya senang. Selain isinya perempuan semua (kecuali satpam dan supir), lingkungannya islami sekali, orang-orangnya baik, sederhana, santun, dekat rumah, lengkap semua fasilitas kenyamanan Selengkapnya tentangSiap Resign dan Mulai Geluti Passion 100%[…]

7 Hal Ini Terjadi di Awal 2018

Tahun ini, khusus tahun 2018 ini, sengaja saya enggak bikin rencana tahunan sebagaimana biasanya. Saya coba jalani beberapa bulan awal tanpa target apa pun selain buku saya terbit, tulisan saya masuk media, dan saya bisa lolos kompetisi penulisan bergengsi tanah air. Tiga itu dulu. Kalau setiap tahun saya rutin mengonsep apa-apa saja yang hendak dicapai Selengkapnya tentang7 Hal Ini Terjadi di Awal 2018[…]

Rencana-rencana Pasca Ramadhan 2017 #2

Abis chit chat sama sahabat. Yah, standar ciwi-ciwi, ngobrol ini itu seputar suasana hati. Kalo lagi dalam keadaan ga baik, saya pilih dapur jadi destinasi. Masak, bersihin kulkas, motong sayuran, rajang aneka bawang abis itu ditempelin ke mata biar semua tangis kesedihan keluar secara total. Halah halah. And voila! Kalo kata Julie di film Julie Selengkapnya tentangRencana-rencana Pasca Ramadhan 2017 #2[…]

Rencana-rencana Pasca Ramadhan 2017

Ada banyak kejadian selama saya vakum ngeblog. Pun pertimbangan-pertimbangan yang belum jadi kenyataan karena masih dipertimbangkan, mau dieksekusi atau enggak. Pokoknya perang batin selama berbulan-bulan ini mulai serius untuk saya tindak lanjuti, terhitung syawal ini, insyaa Allah (semoga Allah ridho dan mudahkan jalannya). Diantaranya; 1. Berhenti Jadi Wartawan Oh, ini susah-susah gampang. Soalnya sekali wartawan Selengkapnya tentangRencana-rencana Pasca Ramadhan 2017[…]