Pertanyaan Sulit Dari Tantangan Berantai #SunshineBloggerAward

Saya dapat tantangan untuk menjawab beberapa pertanyaan tentang diri sediri. Jarang saya cerita yang begini di ruang publik. Paling pol cerita ringan sekadar lucu-lucuan sewaktu ada tantangan menulis 30 hari dari Blogger Perempuan.

Itu yang pertama, lalu yang kedua bertekad itu saja yang terakhir pas sekali saat saya butuh terapi menulis, muncullah lomba blog Nodi. Akhirnya lewat lomba itu, saya cerita banyak tentang latar belakang keluarga. Saya tidak cerita detil dan gamblang tentang diri sendiri.

Pada cerita yang terakhir, lebih dari cukup untuk menggambarkan bagaimana kondisi lingkungan pertama tempat saya tumbuh dan berkembang dari kecil sampai dewasa. Kemudian membentuk cara saya bersikap sekarang.

Nah, setelah tulisan itu, ternyata, masih ada sesi berikutnya. Mbak Zaleha tersangkanya. Pertanyaannya banyak pula. Hahaha. Terima kasih lho Mbak sudah pilih saya masuk ke nominasi penerima tantangan ini. Rasa-rasanya isi blog masih abal-abal. Hiks.

Aturan tantangannya begini,

Apa makanan kesukaanmu?

Sebagaimana ulasan saya tentang tempat makan beserta makanannya yang sungguh payah, bagi saya, ya memang benar kalau makanan cuma ada dua jenis: enak dan/atau enak banget. Saya suka semua jenis makanan, khususnya makanan laut. Jenis makanan yang saya benci adalah makanan basi.

Buku atau ponsel? Alasannya?

Buku. Bukan buku elektronik ya. Buku cetak. Seandainya saya tersesat di suatu pulau antah berantah sendirian, saya memilih untuk bawa buku.

Apa harapan terbesarmu di tahun ini?

Jalan-jalan ke luar negeri karena buku dan tulisan-tulisan saya di blog 😀

Siapa tokoh favoritmu? Tolong ceritakan sekilas tentangnya.

Selama ini, seingat saya, saya tidak punya tokoh favorit. Belum ada.

Siapa nama sahabatmu saat SMP? Masih seringkah kalian berkomunikasi sekarang?

Tika. Teman sebangku yang sangat baik dan tulus. Entahlah, kenapa ya kalau orang sudah menikah biasanya jadi hilang kontak. Jadi selepas kelas 11 SMA sepertinya, kami sudah tidak pernah saling berhubungan.

Apa kenangan masa kecil yang paling berkesan buatmu?

Semua mainan, musik, dan tontonan anak era 90-an.

Apa judul buku favoritmu? Alasannya?

Ini sama dengan saya diminta memilih anak mana yang kamu sayangi di antara beberapa anak kandungmu. Saya punya banyak buku favorit. Sejauh ini, Musashi yang masih sangat membekas padahal dibacanya sudah tahun lalu. Saya belajar tentang tauhid dari membaca novel Musashi.

Siapa penulis favoritmu? Alasannya?

Ahmad Tohari. Tulisannya bernas, lokalitasnya kental, diksinya renyah, kritik sosialnya tajam.

Apa yang membuatmu sangat mensyukuri hidupmu saat ini?

Bersama Ibuk melewati semua tahap dari yang paling menyakitkan sampai membahagiakan. Ada Ibuk di samping saya.

Kota atau negara mana yang ingin kau kunjungi saat ini? Alasannya?

Mekkah. Semoga Allah sampaikan tahun ini, berikut negara-negara lain setelahnya. Insyaa Allah

Apa yang kau pikirkan tentang ayah dan ibumu?

Ibuk adalah segalanya. Cukup. 🙂

Terima kasih sudah membaca :D Apa pendapatmu?